Teman teman,
Izinkan saya untuk sharing ttg pengalaman pribadi menggunakan O/S baru Apple yg diberi nama Leopard. Well, pertamakali saya mencobanya ( gak boleh berbau marketing pesan mbah nya gadget, Mbah Harmanto he….he…. ), ternyata mudah dikuasai dan semua fungsi yang saya butuhkan sdh ada di dashboard.
Namun benar seperti yang dikhawatirkan banyak pengamat (termasuk pak Harmanto) bahwa processor 64 bit yang dipergunakan membawa efek samping terhadap beberapa aplikasi yg running dengan O/S yang lama. Contoh, file Keynote (.key) yg lama tidak bisa dibuka dgn versi Leopard. Namun kita diberikan notice utk download versi khusus. Kalau kita klik Yes, otomatis versi baru akan didownload dan file akhirnya bisa dibuka. Begitu pula dgn .doc file. Ada lebih dari 300 features baru yang belum sempat dicoba semuanya. Jelas dgn Leopard, larinya lebih kenceng.
Demikian selintas sharing saya dan semoga berguna utk sesama pengguna Apple di milis kita.
Salam,
BTL
About Gadget
November 8, 2007
November 1, 2007
Tadinya saya tidak terlalu berminat dengan iphone walau sudah banyak orang yang berkeliaran nenteng hp ini di Indonesia, pasti itu bukan jalur resmi karena Apple baru mau pamer iPhone disini tahun depan, sampai kemarin sore waktu kongkow sesama pecinta gadget di markas besar Ambasador kami cerita ngalor ngidul akhirnya topik kembali ke iPod Touch [ini iphone tanpa handphone].
Saya awalnya nggak terlalu terganggu dengan iPod Touch ini walau fungsinya memang assooy, gimana nggak yahud kalau kita pegang vertikal eh gambarnya type “potret”, kalau dipegang horizontal langsung dia jadi “landscape” … walau saat itu pikiran saya terusik, kok bisa ya seperti ada sensornya aja … terus fungsi “touch” nya ok banget, pakai jari tangan/kaki baru jalan kalau pakai alat lain nggak bereaksi … ooh ini alat perlu sentuhan kasih sayang dan rabaan rupanya.
Masih saya tidak tertarik walau sudah mulai pasang kuping … hey gambarnya ok lho, jernih banget dan keyboard nya juga touch, muncul kalau dibutuhkan sehingga display bisa full …. ah biasa, semua gadget kelas itu juga bisaaaa.
Penyimpan data pakai flash memory 16 Gb, lho kok gede ya, cukup sekitar 15 film pakai 10Gb, lagu sekitar 3Gb [ini buanyaak lho] terus gambar 2Gb khan asyiik, kalau 32Gb ya masih lama dan mahal.
Nah ternyata pukulan terakhir tidak bisa dielakkan … ada wifi nya naaaaah ini yang bikin konsentrasi penuh, yes ini saya perlu karena saya tahu wifi di Apple memang yahuuud kok [pakai Safari], mulai deh tanya harganya … lho sama dengan clasic [beda 200rb dgn Clasic 80Gb], yah sudah akhirnya saya menyerah coba satu.
Ternyata memang wifi nya sangat cepat, ngalahin Versa E6300 saya, sambil tiduran dikamar saya bisa menjelajah dunia dan bisa di zoom dengan cepat lagi, wah ini luar biasa … biarlah iPhone masih lama masuknya di Indonesia [yang resmi lho] tapi saya sudah merasakan yang tanpa fungsi handphone duluan.