Tulisan Sahabat


Sebelumnya saya mengucapkan, Selamat tahun baru 2008 kepada semuanya, semoga tahun 2008 ini kita dikaruniai kesehatan, kesuksesan, kebahagiaan dan keberkahan oleh Nya. Amin.
Dan dalam kesempatan tahun baru ini, izinkanlah saya mengucapkan terimakasih secara khusus kepada 13 VIP dari Indonesia yang sudah mewarnai kehidupan saya di tahun 2007, tahun-tahun sebelumnya dan semoga tahun-tahun yang akan datang, baik dari sisi pengetahuan maupun pengalaman. Dari ke-13 VIP ini, sekitar 70% saya sudah bertemu langsung dengan beliau dan selebihnya sekitar 30% saya hanya belajar dari buku dan Audio/Visual Booknya.
Kriteria yang saya buat adalah :
1. Konsep ke 13 VIP ini mampu merubah mind set.
2. Konsep ke 13 VIP ini mampu menghasilkan action yang nyata.
Ke-13 VIP tersebut adalah :
1. Andrie Wongso (AW) www.andriewongso. com
2. Aning Harmanto (PT. Mahkota Dewa) www.ningharmanto. com
3. Ary Ginanjar Agustian (ESQ) www.esq.co.id
4. Bams Triwoko (Betiga Klaten) www.betigaklaten. wordpress. com
5. Erbe Sentanu (Quantum Ikhlas) www.erbesentanu. com
6. Harmanto (Top PT. Mahkota Dewa) www.topmdi.com
7. Hermawan Kartajaya (Mark Plus) www.hermawankartaja ya.com
8. Prie GS (Sketsa Smart FM) www.priegs.blogspot .com
9. Purdie E Chandra (EU) www.purdiechandra. com
10. Roni Yuzirman (Manet Vision) www.roniyuzirman. com
11. Syaiful M. Maghsri (Bio Energi Center) www.bioenergicenter .com
12. Tung Desem Waringin (TDW) www.dahsyat. com
13. Wu Yang Niu (PT. Swastika Prima) www.wuryanano. com
Dan tak lupa saya juga mengucapkan terimakasih kepada semua rekan-rekan yang tidak bisa saya sebutkan satu persatu namanya, tulisan-tilisan rekan-rekan semua tetap saya baca dan mewarnai kehidupan saya.
Dan kepada yth seluruh Founder milist-milist, baik saya sebagai member aktif atau tidak aktif saya banyak mengambil manfaatnya. Dan sekalian salam kenal bagi yang belum mengenalnya. Dan mohon maaf apabila email ini mengganggu.
Happy New Year 2008
Salam Sukses,
Adib Chen
www.adibchen. com

Dari hari Sabtu hingga selasa kemarin ada banyak hal baru yang saya dapatkan untuk tambahan ilmu saya dalam menjalani hidup. Ada seorang “mentor” baru dalam hidup saya. Saya sungguh merasa amat sangat beruntung bisa mengenal dan banyak memperoleh cerita pengalaman dari beliau.
Perawakannya yang gagah, tinggi, selalu menggunakan busana bernuansa hitam, rambutnya yang dibiarkan panjang hampir sebahu, tutur katanya yang lembut namun tegas, sangat bijaksana dan sabar, jenius serta ikhlas berbagi ilmu.
Bercerita dengan beliau sangat menyenangkan, dan tidak membuat waktu terasa lama. Justru waktu yang ada terasa kurang. Berbagai bahan pembicaraan selalu bisa nyambung, dan ada banyak hal baru yang bisa didapat.
Saya mengibaratkan beliau ini seperti Google. Tinggal ketik apa yang ingin dibahas, lalu di-search. Klik..! Apa yang ingin anda jadikan bahan pembicaraan akan mengalir dengan sendirinya…
“Six Sigma”…… s e a r c h…. Found..!
“Seven Habits”…. s e a r c h … Found..!
“Self Management”…. s e a r c h… Found..!
“Public Management”…. s e a r c h… Found..!
“Wayang Jawa”…. s e a r c h… Found..!
“Kebudayaan”…. s e a r c h… Found..!
“Marketing”…. s e a r c h… Found..!
“Tosan Aji”…. s e a r c h… Found..!
Dan lain2nya, yang saya ga bisa tulis one by one. Apalagi sudah menyangkut masalah falsafah hidup, cara berkomunikasi, memahami proses, dan lain sebagainya…
Hebatnya lagi, beliau yang secara umur hampir 2 kali lipat dengan saya, namun tidak keberatan untuk berbagi ilmu, berbagi pengalaman kepada saya yang jauh lebih muda.
Dari tutur kata, cara berbicara, cara berinteraksi dengan putra-putrinya, cara membimbing putra-putrinya sungguh saya menemukan sosok ideal seorang orangtua, yang bisa berfungsi sebagai ayah, sebagai guru, serta sebagai sahabat.
Itu semuanya adalah sebuah ilmu yang tidak ada teorinya, serta tidak ada sekolahnya, karena sekolahnya adalah di Sekolah Kehidupan itu sendiri..
Sungguh saya merasa amat beruntung bisa belajar itu semuanya dengan beliau. Menyikapi sebuah kegagalan sebagai bagian dari proses, serta selalu positif feeling (bukan hanya positif thinking saja), sebuah pembelajaran yang amat luar biasa..
Waktu tiga-empat hari bersama beliau rasanya masih belum cukup untuk bisa belajar banyak. Masih banyak ilmu yang saya butuhkan untuk mengisi kekosongan gelas kehidupan saya.
Semoga masih ada waktu dan kesempatan untuk bisa bertemu dan belajar dengan Pak Harmanto…
Terimakasih yang tak terhingga buat Pak Harmanto dan keluarga yang sudah banyak memberi kemudahan, pengalaman, ilmu, pelajaran hidup buat saya.. Anda saya anggap sebagai guru, mentor, sahabat, dan orangtua saya sendiri…
Semoga segala yang telah anda tularkan kepada saya, bisa menjadi ‘vitamin supplemen’ untuk lebih fight lagi menempuh kuliah di Sekolah Kehidupan..
Salam buat Bu Ning, Mas Bimo, Mbak Rani, serta Mas Wibi…
Salam Persahabatan,
HATTA N ADHY PK, ST

Next Page »