Hidup di Yangoon 10 tahun yang lalu.

9 11 2007

Ini mungkin bisa menjadi masukan bila melakukan kita berbisnis di negara yang memberlakukan cara yang sama ..
Myanmar, 10 tahun yang lalu baru bergabung dengan Asean dan mulai mencoba membuka pintu buat investor asing.
Banyak perusahaan dari berbagai negara yang mencoba peruntungan dan berbisnis disana, termasuk dari Indonesia, saat itu saya masih TDB tetapi dimodali untuk usaha [jadi seperti TDA nggak resmi].
Yang akan saya share disini adalah aturan main untuk alat pembayaran yang sah yang sangat memusingkan kepala,
Myanmar walau di embargo Amerika dan sekutunya tetapi menerima US$ sebagai alat pembayaran yang sah untuk setiap transaksi di pasar dan juga membuat suatu mata uang tandingan yang diberi nama FEC [Foreign Exchange Currency] dengan kurs 1 US$ = 1 FEC serta uang resmi Myanmar yang bernama Kyat [Chat] dengan kurs saat itu [1997] yaitu US$ 1 = Kyat 5 [ini kurs pemerintah].
Nah kelihatannya sepele dan kita bisa mulai bisnis karena aturannya sudah jelas … tapi tunggu dulu, ternyata dalam prakteknya tidak seperti itu dan ini dibiarkan oleh pemerintah Myanmar.
Di pasar terjadi kurs yang aneh, US$ 1 = +/- Kyat 300 [60x kurs pemerintah] dan FEC 1 = US$ 0.98 … disini mulai terjadi masalah karena kurs US$ terhadap Kyat yang naik turun dalam rentang 285 – 315 [artinya 10%, bisa habis modal hanya karena perbedaan kurs] serta FEC terhadap US$ dalam rentang 0.06%.
Bagi orang asing yang mendarat di Yangoon ada aturan menukarkan sejumlah US$300 dengan Kyat dan tidak bisa ditukar lagi saat kita meninggalkan Myanmar … tentunya dengan kurs pemerintah .. hehehe
Kalau membaca laporan GNP/GDP Myanmar ya hati2 karena itu kurs pemerintah, jadi kelihatannya tinggi padahal kenyataannya jauh dibawah itu.
Pada 3 bulan pertama terus terang saya susah menentukan cost dan margin suatu barang, akhirnya saya ambil jalan tengah yaitu untuk bisnis menggunakan US$, untuk operasional menggunakan Kyat dan untuk bayar sewa kantor menggunakan FEC, jadi untuk bisnis sudah bisa dihitung dengan patokan US$ berapa cost dan berapa price, untuk operasioanal bisa memanfaatkan beda kurs dan menunggu swing paling besar untuk menukarkan US$ biar dapat gain, sedang sewa kantor yang dalam US$ dibayar pakai FEC [dapat gain juga walau kecil dan karena aturan pemerintah FEC 1 = US$ 1 maka penyewa ya harus terima pembayaran dengan FEC], selesai kah masalahnya … ternyata belum juga.
Pajak di Yangoon itu tergantung areanya, kalau area bisnis pajaknya besar, area biasa ya lebih kecil dan laporan Pajak biasanya dalam Kyat, nah ini dia yang bikin pusing karena kita biasa main dengan kurs pasar begitu laporan ke Pemerintah harus pakai Kurs Pemerintah kan kocar kacir pembukuannya.
Semua jasa di Myanmar biasanya selalu minta dibayar US$, bukan Kyat walau itu mata uang mereka, karena nilai Kyat yang naik turun. Nah bagaimanakah cara Pemerintah menjaga kurs agar selalu stabil, ini ada triknya tersendiri yang ces pleng, biasanya begitu 1 US$ = 315 Kyat [ini batas bahaya saat itu] maka semua pemilik Money changer ditangkapin [nggak di apa2in cuma tidur dipindah ke penjara sekitar 3 hari], karena banyaknya permintaan US$, ini menjatuhkan nilai Kyat akibatnya Kyat anjlok ke 280 – 285 lagi, lalu para pelakunya dikeluarin … biasanya terjadi menjelang akhir bulan untuk Gajian, jadi seminggu atau 10 hari sebelum gajian kita harus menukarkan uang dulu itupun dengan feeling diulur sampai titik tertinggi.
Apakah selama itu kita tidak bisa tukar uang US$ ke Kyat …?, ya bisa dong dengan jalan belakang tentunya hehehe.
Pecahan mata uang Kyat ada yang aneh seperti 9, 45, 90 … ini karena jumlah 4+5=9 dan 9+0=9, mereka sangat percaya angka 9 itu hoki.
Dampak krisis ekonomi tahun 1998 yang melanda kita saat itu tidak terlalu terasa di Myanmar dengan model system keuangan seperti ini.
Ini sharing saya mengenai Myanmar, semoga bisa menjadi masukan buat semua yang mungkin berbisnis kenegara dengan tipe yang hampir sama.


Actions

Information

2 responses

28 12 2008
Fernando

Dear mas..mas

Wah ribet banget y ternyata untuk bisnis disana..

Mas, aku punya kyat Myanmar, boleh info tempat nukerinnya gak?

18 12 2010
Bambang Prasetyoa

gan aku punya kyat lumayan banyak, boleh info tempat nukerinnya? cz aku dah cb bbrp money changer dan bank pada nolak. trims….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: