Diskusi sambil ngopi…. dan rasa syukur saya

6 12 2007

 Alhamdulillah. .. Alhamdulillah. …
Ini kata2 yang berulang terucap pagi ini, paling sedikit ada dua momen mencerahkan yang saya peroleh hari ini:
1. Saya bisa kembali bergabung dengan mailing list TDA setelah sekitar satu minggu off karena jadi korban “phising” (soal ini saya akan sharing untuk temen2 semuanya)
2. Posting pak Harmanto ini yang isinya menyenangkan, membakar semangat sekaligus menjadi ujian baru bagi saya.
Kualitas pribadi pak Harmanto telah saya rasakan sejak beliau memberikan secara free dvd “Coca-cola Qunquest” kepada member TDA yang menginginkannya. Bagi saya ini bukan soal harga dvd tersebut tapi soal keinginan untuk berbagi ilmu dan kerelaan merepotkan diri untuk mengcopy dan mengirimkannya kepada saya dan teman2 lainnya yang mungkin sebelumnya belum mengenal beliau secara pribadi.
Terlebih ketika beliau meluangkan waktu untuk bertemu bagi saya ini adalah momen berharga untuk seorang junior bisa belajar dari seniornya. Dari pertemuan santai tersebut, dari pengalaman2 beliau selama bekerja di Astra serta berkeliling ke pelbagai belahan dunia bertemu dengan berbagai macam orang, dari cara beliau menjiwai dan mempraktekkan semangat memberi sebelum menerima, dari cerita memulai dan mengembangkan usaha dengan kolaborasi dengan istri tercinta ibu Ning yang beliau sharing, saya jadi ingat kata2 pak Roni yang kurang lebihnya: “…bertambah usia adalah keniscayaan, menjadi dewasa adalah pilihan….”
Saya bersyukur selama bergabung dengan TDA saya punya kesempatan bertemu dengan orang2 seperti Pak Harmanto ini, Bu Ning, Pak Roni, Pak Haji Alay, Pak Wuryanano, Pak Rosihan, dan teman2 lainnya yang tidak tersebutkan serta orang2 luar biasa lainnya yang saya akan bertemu, yang karenanya saya bisa menggali ilmu dan bersaudara kepada mereka.
Wah kalo bicara soal kecintaan pada Indonesia sih dengan tidak terjebak pada fanatisme yang berlebihan serta tetap menghormati keberagaman dan keberadaan seluruh saudara2 kita yang berbeda agama, suku bangsa dan warna kulit, saya ingin mengatakan: bagi saya Islam sebagai rahmatan lil alamin adalah darah yang mengalir di tubuh ini, kecintaan pada bangsa ini adalah jiwa yang menggerakkan karya kerja kita. Kita bersama2 harus bisa bangkit dan berkarya untuk bangsa dan masyarakat, dengan cara seperti kata2 Aa Gym: “…mulai dari diri sendiri, mulai saat ini, dan mulai dari yang kecil…”
Wassalam,
Anto


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: